Iklan
Budaya Daerah Hukum Internasional Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik Teknologi
Berita Terbaru
Pekanbaru Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dalam Kurikulum Sekolah | Jaguar Melayu

Pekanbaru Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dalam Kurikulum Sekolah

Pekanbaru Integrasi Program Makan Bergizi Gratis dalam Kurikulum Sekolah

 

Oleh: Panglima besar Dpp GAM NR

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah merupakan langkah monumental yang patut dipuji. Program ini bukan sekadar memberi makan anak-anak di sekolah, melainkan membangun fondasi peradaban bangsa. Sebab, gizi yang cukup adalah syarat mutlak lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Namun, saya mencatat adanya fenomena yang tampak sepele tetapi sebenarnya sangat penting: ada siswa yang enggan memakan makanan yang disediakan. Hal ini lumrah, karena di rumah pun banyak anak yang memilih-milih makanan ada yang tidak suka sayur, ada yang enggan makan ikan, atau bahkan menolak ayam. Tetapi orang tua umumnya menekankan, bahkan mewajibkan, anak mereka untuk makan. Mengapa? Karena mereka sadar bahwa kesehatan bukanlah sesuatu yang bisa ditawar.

Logika yang sama seharusnya berlaku di sekolah. Program MBG jangan hanya ditempatkan sebagai pilihan, tetapi sebagai kewajiban. Anak-anak harus dididik bahwa mengonsumsi makanan bergizi adalah bagian dari proses belajar. Sama seperti mereka wajib belajar membaca, menulis, dan berhitung, mereka juga wajib belajar makan dengan benar, menghargai makanan, serta memahami bahwa tubuh yang sehat adalah pondasi bagi akal yang cemerlang.

Oleh karena itu, saya mengusulkan agar program MBG diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Guru tidak hanya mengawasi, melainkan juga memberi nilai pada kedisiplinan siswa dalam mengonsumsi makanan bergizi. Dengan demikian, rapor anak bukan hanya mencatat prestasi akademiknya, tetapi juga kesungguhannya menjaga kesehatan.

Bangsa yang besar tidak hanya menuntut generasi dengan otak yang pintar, tetapi juga tubuh yang sehat dan kuat. Setiap suapan makanan bergizi adalah bentuk investasi negara pada masa depan bangsanya. Maka sudah seharusnya kita menempatkan program MBG bukan hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai kewajiban pendidikan

Panglima Besar Gerakan anak melayu negeri riau menilai dampak ekonomi ke rakyat
Program Makan Bergizi (MBG) bukan hanya menghadirkan gizi sehat bagi anak-anak bangsa, tetapi juga memancarkan manfaat ekonomi yang nyata. Melalui program ini, lahirlah kesempatan kerja yang luas, membuka pintu bagi tenaga kerja di sekitar Dapur Produksi MBG, sekaligus menghidupkan roda ekonomi lokal melalui keterlibatan para pemasok, petani, pedagang, hingga pelaku usaha kecil. Inilah filosofi keadilan sosial yang sesungguhnya: ketika satu program menyentuh banyak sisi kehidupan menyehatkan generasi, menguatkan ekonomi rakyat, dan menumbuhkan harapan bersama.